Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Desember 2016

Mengejutkan ! Ini Dia 2 Keanehan Uang Rupiah Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia, Simak Yuk


Baru-baru ini Bank Indonesia bersama dengan Pemerintah merilis mata uang baru, setelah dirilis dan tersebar di media sosial muncul beberapa tanggapan dan pertanyaan netizen mengenai disen uang tersebut. Semisal, siapa pahlawan yang ada di mata uang itu? Kebudayaan atau alam apa yang ada didalamnya? dan apa makna dari disen baru mata uang tersebut?

Namun, tahukah Anda, ternyata uang kertas kita sudah lama jadi sorotan dunia. Dianggap menarik bahkan 'aneh'.

Dikutip dari Inumannews.com , Kamis (22/12/2016), uang Indonesia menjadi sorotan karena memiliki banyak desain dan karakter.

Sementara itu, denominasi yang juga tak sedikit, membuat rakyat di Tanah Air bisa dengan mudah menjadi 'jutawan'. Maksudnya?

Berikut beberapa fakta menarik lain soal uang Indonesia:

1. Desain Unik dan Beragam


Nama rupiah berasal dari bahasa Sansekerta untuk perak tempa, rupya. Kala itu, sebutan tersebut merujuk pada koin yang diperkenalkan oleh seorang penguasa Abad ke-16 di India Utara.

Koin jitu terbuat dari perak. Dari sana lah, rupee atau rupiah menjadi nama umum untuk alat pembelian di banyak negara di sepanjang Samudra Hindia. Seperti India, Pakistan, Seychelles dan Sri Lanka dan akhirnya sampai ke Indonesia.

Sementara di Indonesia, jauh sebelum republik ini berdiri, uang gulden Nederlands-Indische atau Hindia Belanda digunakan dalam masa kolonial.

Rupiah baru diperkenalkan tepat setelah Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Selama perang kemerdekaan 1945-1949, beberapa versi dari rupiah dikeluarkan.

Kendati demikian pada 1953, ketika Bank Indonesia didirikan, muncul lah uang rupiah dalam bentuk resmi.

Kira-kira setiap 10 tahun, versi barunya lalu diterbitkan.

Beda dengan uang kertas sejumlah negara, yang hanya menampilkan desain terbatas, gambar uang kertas rupiah kerap berubah dari waktu ke waktu. Biasanya, ada potret pahlawan nasional dan landmark budaya.

Semua uang kertas memiliki warna yang khas. Misalnya, dalam seri uang kertas Rp 1.000 saat ini, berwarna biru dan hijau dengan gambar Kapiten Pattimura di sisi depan dan pemandangan Pulau Maitara dan Tidore di Maluku Utara di baliknya.

Lainnya, uang Rp 100.000 yang menyematkan gambar pasangan proklamator Indonesia yakni Soekarno dan Hatta. Dengan bangunan Gedung DPR pada sisi sebaliknya.

Berikut daftar denominasi desain gambar di bagian depan dan belakang:

- Rp 100.000 - Soekarno, M. Hatta (proklamator sekaligus Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pertama); Gedung DPR.
- Rp 50.000 - I Gusti Ngurah Rai (pahlawan asal Bali); Danau Beratan
- Rp 20.000 tahun 2004 - Otto Iskandar Dinata; pemetik teh
- Rp 10.000 tahun 2010 - Sultan Mahmud Badaruddin II (Sultan Palembang); rumah adat Palembang
- Rp 5.000 tahun 2001 - Tuanku Imam Bondjol (pahlawan dari Sumatera Barat); wanita penenun
- Rp 2.000 dari tahun 2009 - Pangeran Antasari (Pangeran Banjar, Kalimantan Selatan); tari dayak
- Rp 1.000 tahun 2000 - Pattimura (pahlawan nasional dari Maluku); perahu memancing; gunung berapi

Koin rupiah Indonesia

- Rp 1.000 (terbaru) - angklung (alat musik)
- Rp 500 - bunga melati
- Rp 200 - Jalak Bali (Nama burung asal Bali)
- Rp 100 (koinputih) - burung Kakaktua (koin kuning) - Karapan Sapi
- Rp 50 - Kepodang (burung)

2. Semua Orang Indonesia 'Jutawan'?


Uang kertas rupiah Indonesia hadir dalam banyak denominasi alias banyak nol-nya, yakni 1.000, 2.000, 5.000, 10.000, 20.000, 50.000 dan 100.000 rupiah.

Pada 2004 dan 2005, versi terbaru dari 10.000-100.000 dikeluarkan, sementara pada 2009 terbit pecahan 2.000 baru untuk pertama kalinya.

Ada juga 3 koin, dalam denominasi rupiah 100, 500 dan 1.000. Awalnya ada juga koin 25 dan 50 rupiah, namun keduanya mulai ditarik dari peredaran karena nilai materialnya melebihi nilai koin itu sendiri.

Dan tahukah Anda, uang rupiah juga pernah punya pecahan sen. Karena inflasi, tidak ada koin sen atau uang kertas dengan nilai tersebut.

Pada tahun 1953, Bank Indonesia mengeluarkan uang kertas senilai Rp 5. Namun, setelahnya lembaran duit dicetak dengan nilai yang lebih besar.

Inflasi besar-besaran di Indonesia pernah terjadi pada tahun 60-an dan 70-an, juga selama krisis moneter yang menimpa Asia pada akhir tahun 90-an. Kala itu rupiah mengalami devaluasi besar.

Bagaimana dengan masa depan rupiah? Sejak uang kertas saat ini memiliki setidaknya 3 angka nol.

Bank Indonesia mengusulkan redominasi rupiah dengan memotong 3 digit nol. Jadi uang Rp 100.000 wacananya akan digantikan oleh Rp 100.

Langkah tersebut sejatinya bisa menyederhanakan transaksi terutama saat berada di nilai jutaan.

Meski jauh lebih nyaman, beberapa orang khawatir, kebijakan demikian malah akan menyebabkan peningkatan devaluasi rupiah.
sumber: Inumannews.com

Rabu, 21 Desember 2016

Astaga ! Data Terbaru Hutang Indonesia di Luar Negeri Bikin Gelang-geleng Kepala, Liat Yuk


Belum lama ini Bank Indonesia (BI) melansir data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia pada Oktober 2016. Jumlahnya pun mencapai nilai fantastis yaitu mencapai USD 323,24 miliar atau setara dengan Rp 4.330 triliun (kurs hari ini). Jumlah itu turun dibandingkan pada September 2016 sebesar USD 325,26 miliar.

Seperti dikutip dari Palingseru.com, sumber utang luar negeri itu berasal dari 3 macam kreditor. Kreditor pertama dari berbagai negara dengan total  USD 174,59 miliar. Kedua dari organisasi internasional sebesar USD 29,89 miliar, dan yang lainnya sebesar USD 118,75 miliar.

Dalam catatan tersebut negara Singapura menjadi negara pemberi utang terbesar ke Indonesia. Totalnya mencapai USD 54,06 miliar atau setara dengan Rp 724 triliun.

Lalu, ada juga negara Jepang dengan total utang mencapai USD 32,90 miliar. Sementara China mencapai USD 14,32 miliar dan Amerika Serikat sebesar USD 10,25 miliar. Namun, masih banyak negara lain yang juga memberi utang ke Indonesia dengan nilai di bawah USD 10 miliar, seperti Hong Kong, Jerman, Korea Selatan, Spanyol dan masih banyak lagi.

Hutang terbesar dengan nilai USD 15,72 miliar...

Kreditor yang berasal dari organisasi internasional juga cukup besar memberikan utang. Tercatat IBRD memberi utang terbesar dengan nilai USD 15,72 miliar,  ADB sebesar USD 9,04 miliar, IMF sebesar USD 2,7 miliar, dan masih banyak lagi seperti EIB, NIB dan lain sebagainya yang memberikan utang ke Indonesia.

Tapi, Adviser IMF Benedict Bingham pernah mengatakan Indonesia sudah tidak lagi berutang pada lembaga moneter internasional tersebut. Utang yang tercantum dalam data statistik  utang luar negeri Bank Indonesia itu hanya merupakan  kuota penyertaan modal Indonesia dalam bentuk mata uang khusus IMF, biasa disebut special drawing rights (SDR).

“Berdasarkan dokumen perjanjian, alokasi SDR kepada seluruh negara anggota disesuaikan dengan proporsi kuota mereka di IMF. Ini dalam rangka menyediakan likuiditas tambahan buat negara anggota.”

Harus ditanggung Bank Indonesia...

Benedict mengatakan kuota  Indonesia sebesar SDR 1,98 juta atau setara USD 2,8 juta. Penyertaan modal ini diperlakukan sebagai utang atau kewajiban luar negeri harus ditanggung Bank Indonesia.

“Sementara, kepemilikan SDR diperlakukan sebagai aset Bank Indonesia,” katanya. “Jadi, ketika SDR dialokasikan, itu tidak mengubah posisi utang negara anggota pada IMF.”

Perlu juga kita ketahui utang luar negeri Indonesia itu digunakan untuk apa ?

Dan ternyata penggunaan terbesar utang luar negeri Indonesia adalah untuk sektor keuangan, penyewaan dan jasa perusahaan atau leasing. Total utangnya mencapai  USD 165,8 miliar. Untuk sektor industri manufaktur atau pengolahan utangnya mencapai USD 34,6 miliar.

Hutang semakin bertambah...

Sementara itu, untuk sektor pertambangan mencapai USD 25,86 miliar,  untuk listrik, gas dan air bersih mencapai USD 23,16 miliar. Sektor jasa atau service menggunakan utang luar negeri sebesar USD 18,5 miliar, dan sektor pengangkutan dan komunikasi memakai utang luar negeri sebesar USD 14,26 miliar.

Lalu, untuk sektor bangunan perumahan dan gedung, totalnya sebesar USD 9,75 miliar, untuk sektor pertanian, peternakan dan kehutanan sebesar USD 8,02 miliar. Sektor perdagangan, hotel dan restoran mencapai USD 10,11 miliar dan sektor lainnya sebesar USD 13,11 miliar.

Bagaimana menurut kamu ?
sumber: Palingseru.com

Wow ! 10 Pekerjaan dengan Gaji Paling Tinggi di Indonesia, Kamu Minat?


Bekerja merupakan keharusan yang dilakukan setiap orang, supaya bisa memenuhi kehidupannya, sebab dengan bekerja kita bisa mendapatkan upah atau gaji, nah dari gaji tersebut bisa memenuhi kebutuhan hidup kita. Selain itu dengan bekerja juga bisa mendapatkan pengalaman hidup untuk berkarya dan tertunya mendapatkan penghasilan agar hidupmu makmur.
Gaji tinggi? Pasti senang mendapatkannya. Sebagai inspirasi untukmu yang sedang mencari pekerjaan, inilah 10 pekerjaan di Indonesia dengan gaji tertinggi tahun 2015.

1. Ahli Teknik Perminyakan


Untuk para freshgraduated, bekerja di bidang perminyakan saja sudah mendapatkan minimal gaji delapan juta rupiah. Bayangkan kalau kamu menetapkan hati di pekerjaan tersebut.

2. Dokter Spesialis



Kesehatan di Indonesia harganya mahal lho. Keuntungan ini tentunya dirasakan oleh para dokter spesialis, terutama spesialis bedah ataupun anak. Namun gaji dokter spesialis rumah sakit pemerintah dan swasta berbeda. Gaji dokter spesialis di RS yang swasta sekitar 50 juta rupiah per-bulannya.

3. Ahli Konstruksi


Profesi yang satu ini sangat menggiurkan, terutama untuk kaum cowok. Apalagi dengan bermodalkan jenjang pendidikan S2, mereka dapat menghasilkan gaji hingga 60 juta rupiah per-bulan.

4. Ahli Teknik Informatika atau Sistem Informasi.


Kini perkembangan bisnis online sangat pesat di Indonesia. Tentunya ini merupakan kabar bahagia untuk ahli teknik informatika ataupun sistem informasi di tahun 2015. Dengan pengalaman kerja yang kuat, seseorang ahli ini minimal mendapatkan 16 juta rupiah per-bulan.

5. Pengacara


Pengacara juga merupakan profesi yang menghasilkan gaji tertinggi. Dengan memiliki banyak klien dalam urusan bisnis ataupun bekerja di kejaksaan, seorang pengacara akan mendapat gaji minimal 1,6 miliar rupiah per-tahun.

6. Pilot dan Petugas Lalu Lintas Udara


Jika kamu berpergian menggunakan pesawat udara, harganya cukup mahal kan? Itulah sebabnya pilot dan petugas lalu lintas udara memiliki gaji yang tinggi yakni sekitar 30-70 juta rupiah per-bulan.

7. Marketing


Terkadang pekerjaan sebagai marketing disepelekan kebanyakan orang karena merupakan jenis pekerjaan sales dan merayu-rayu kllien. Padahal jika bekerja secara profesional bahkan menjadi manager marketing, gajinya sangat tinggi, yaitu 40 juta rupiah per-bulan.

8. Ahli Fisika


Sepertinya ahli fisika jarang terdengar ya, apalagi karena banyak anak muda mengatakan fisika adalah pelajaran yang rumit. Ternyata, ahli fisika di tahun 2015 memperoleh gaji yang tinggi yakni sekitar 1,48 miliar rupiah per-tahun.

9. Apoteker


Apoteker merupakan pekerjaan dalam bidang obat-obatan yang membutuhkan ketelitian yang cukup tinggi karena berhubungan dengan kesehatan. Maka dari itu, gaji seorang apoteker sangat tinggi yaitu 1,46 miliar rupiah per-tahun.

10. Anggota DPR


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki tanggung jawab yang besar karena ada di ranah perpolitikan di Indonesia. Gaji seorang anggota DPR sangat tinggi yaitu mencapai 46 juta rupiah per-bulan. Apalagi jika ada tugas dinas atau tunjangan lainnya, gaji anggota DPR semakin besar.

Itulah 10 profesi pekerjaan dngan gaji tertinggi di Indonesia. semoga bisa memotivasi kamu untuk mendapatkannya dan mencapai lebih besar dari itu.
sumber: life.idntimes.com